In experience

Fresh Graduate? Intip Tips Interview Yuk!


Halo Semuanya ! Lama ga upload di sini, susah banget cari inspirasi apalagi disaat - saat kaya gini. beres skripsian, sidang muncul lah yang baru cari kerja. Sebenernya aku pribadi pun lagi cari - cari kerja, mungkin efek pandemi banyak perusahaan yang memutuskan hubungan kerja pegawainya, dan sekalinya ada open recruitment perusahaan tentunya cari calon karyawan yang berpengalaman. Entahlah harusnya kita yang fresh graduate pun harus bisa bersaing ya ? Tapi balik lagi semua campur tangan Allah dan kehokian.


Beberapa bulan selama pandemi ini, aku pribadi udah ngehadapin beberapa interview dan test di beberapa perusahaan. Tapi setiap beres test atau interview dan di infokan menunggu 2 minggu selalu menghilang bagai ditelan bumi. Tapi, kita ambil positifnya aku bisa sharing pengalaman aku gimana ya kan ? Sebagai manusia kita perlu berkhusnudzon aka. positive thinking akan segala hal dan berikhtiar juga berdo'a. 

Jadi biasanya prosedur test perusahaan berbeda - beda yaa, ada yang diundang untuk interview sama HRDnya atau ada yang test psikotest dulu. Seringnya sih berdasarkan pengalamanku, aku sering ngehadapin interview dulu baru test - test. Nah ada beberapa tips buat yang mau interview nih.

Pertama, Kita perlu banget banyak - banyak riset tentang peruahaannya itu. Dari sejarah, pemiliknya, manajemen perusahaannya, struktur organisasi, sama berita yang berkaitan dengan insustri perusahaan tersebut. Ini berguna kalau misal interviewer tiba - tiba nanya "Apa yang Anda ketahui mengenai perusahaan kami ?" Nah, sebagai pencari kerja yang baik, kita butuh strategi buat ngehadapin hal hal yang mungkin dapat terjadi.

Kedua, Pahami isi CV kamu. Karena pasti pertama yang ditanyain adalah tentang diri kamu. Pahami dan ingat - ingat lagi pencapaian kamu, keaktifan di kampus, kegiatan magang. Terus, coba buat rangkum tentang diri kamu, kaya kekurangan kelebihan (akan lebih baik langsung di bawa ke kasusnya ya. Contoh "Kekurangan kamu A, sebutin contohnya waktu kamu menjabat sebagai ketua divisi A, dan cara mengatasinya kekurangan kamu gimana"), menyebutkan kekurangan tentunya jangan yang klasik ya kaya "terlalu perfeksionis", gapapa kok sebutin kekurangan kamu asal kamu pun menyebutkan cara mengatas kekurangan kamu itu tersebut. 

Ketiga, Sebutkan dan Buat Interviewer yakin bahwa kamu yang terbaik buat perusahaan mereka. Ini nih yang menurutku agak sulit, bagiku yang notabenenya masih fresh graduate yang di kampus gaada magang apa - apa buat kita sendiri susah membuat perusahaan yakin ya kan ?
Tapi, yakin deh pasti ada jalannya kok. Buat yang belum ada pengalaman apa - apa, kita bisa kok akalin dengan keaktifan kita di kampus, atau mungkin kalau ada yang punya usaha, pengalaman usahanya bisa dijadikan suatu hal yang buat interviewer yakin sama kamu. Atau mungkin kalau posisi kerjanya sebagai content writer dan kamu punya dan suka menulis blog, kamu bisa masukin hal itu juga. Intinya kita harus cerdas - cerdas memanfaatkan yang ada jadi sebuah keuntungan.

Keempat, Siapkan pertanyaan buat interviewer. Ini hal kecil yang biasanya fresh graduate bingung harus tanya apa. Waktu awal - awal interview, aku pun ngalamin hal yang sama. Kalau aku pribadi banyak - banyak baca tips dari orang yang berpengalaman di Linkedln. Tapi biasanya yang aku tanyain seputar culture dari perusahaan, "apakah jika kita ingin mengejar jenjang karir ada training khusus ?", dan berkaitan dengan pandemi bagaimana perusahaan mengahadapinya, dan terakhir kemarin aku coba tanya mengenai masukan para interviewer mengenai interview hari itu. Dan jujur beliau - beliau cukup memberikan jawaban yang cukup membangun. Karena, pertanyaan seperti itu tentunya memiliki manfaat juga buat performa kita ke depannya. Dan pertanyaan tersebut sah - sah saja untuk di tanyakan (aku dapet tips juga dari Linkedln).

Kelima, Percaya diri dan siapkan mental. Ayo, manfaatkan peluang yang ada. Interview ini mungkin jalan rezekimu. Kamu di panggil untuk interview oleh perusahaan, berarti perusahaan mempertimbangkan kamu. Jangan takut ini itu dulu, kamu harus percaya diri. Karena dengan percaya diri kamu akan membawa energi positif saat test maupun interview. Oh iya tapi jangan lupa buat selalu berdo'a dan minta restu ke orang tua dan keluarga ya. 

P.S kalau bisa sebelum pergi atau melakukan interview sedekah misal ketemu dengan tukang ngamen atau pengemis, ayoo mungkin dengan sedekah itu bisa melancarkan kamu.

Buat kali ini, mungkin aku share tentang tips interview dulu yaa. Next time, kalau banyak yang baca (semoga) aku bakal share tentang tips testnya. Ayo kita sama - sama berdo'a semoga besok kita dapet kabar baik ya temen - temen. Tetap semangat, sabar, ikhtiar dan berdo'a!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments